Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaRegionalBanyumasMelalui Zoom Meeting, Bupati Banyumas Sampaikan 8 Point Terkait Pengetatan Terhadap Pemudik

Melalui Zoom Meeting, Bupati Banyumas Sampaikan 8 Point Terkait Pengetatan Terhadap Pemudik

fokusbanyumas.id, Banyumas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas berupaya maksimal dalam mengantisipasi pergerakan pemudik. Perlakuan sama bagi pendatang dari luar Kabupaten Banyumas akan diperlakukan sama seperti pemudik dari Jabodetabek.

Diberitakan sebelumnya, bagi mereka yang mudik lebih awal diberikan toleransi dengan memberlakukan tes antigen hingga 5 Mei 2021.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pihaknya memberikan toleransi bagi mereka yang mudik lebih awal dengan memberlakukan tes antigen hingga tanggal 5 Mei 2021. “Begitu tanggal 6 Mei 2021, sudah tidak boleh lagi. Putar balik saja,” kata Bupati.

Berikut adalah beberapa point penting yang disampaikan oleh Bupati Banyumas hasil dari zoom meeting antara Bupati dengan Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Banyumas, Sabtu (1/5/21):

  1. Kepala Desa diminta untuk mendata Masjid dan Mushola yang digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan ibadah Sholat Tarawih, dan mengingatkan kepada Takmirnya untuk menerapkan Prokes minimal 3 cara yaitu, Memakai masker, Menjaga jarak dan Membawa sajadah sendiri.
  2. Pengetatan pemudik harus berhasil; Operasi masker harus tetap diutamakan, dengan cara menanamkan kesadaran pentingnnya memakai masker, namun dengan pendekatan yang baik, bukan dengan kekerasan seperti ‘push-up’ dll., namun yang lebih diutamakan adalah menanamkan kesadaran/edukasi.
  • Jika ada pemudik yang nekad dan sudah sampai di desa kepulangan, upayakan agar jangan sampai masuk rumah terlebih dahulu. Disini peran Gugus Tugas (gustu) Desa dan RT dituntut harus bekerja maksimal.
  • Pemudik yg datang sebelum 6 Mei 2021, harus di tes antigen terlebih dahulu di Puskesmas dengan biaya 70-80 ribu. Gratis bagi yang tidak mampu dan memiliki SKTM, apabila terindikasi positif maka harus di karantina di Baturaden/ GOR.
  • Pemudik yang datang pada 6 hingga 17 Mei 2021 wajib langsung di karantina, minimal 5 hari setelah itu dites antigen.
  • Pemudik yg datang setelah 17 hingga 25 Mei 2021 perlakuannya sama dengan pemudik yang datang sebelum tanggal 6 Mei 2021.
  • Tempat Karantina di GOR Satria atau di Baturaden.

3. Vaksinasi tahap pertama dilaksanakan di GOR Satria, untuk vaksinasi tahap dua cukup dilakukan di Puskesmas.

4. Dilarang mengadakan Takbir Keliling.

5. Sholat Idul Fitri diperbolehkan dilakukan di Masjid / lapangan dengan syarat harus ada ijin dari Satgas Kabupaten dan Satgas Kecamatan. Ketentuan kapasitas yang diijinkan adalah 50% dari luas area pelaksanaan. Sementara untuk area di pinggir jalan besar tidak diperbolehkan untuk area pelaksanakan Sholat Ied.

6. Acara Halal Bihalal diperbolehkan dengan jumlah maksimal 20 orang.

7. Puskesmas tetap buka ‘Non Stop’ selama 24 jam.

8. Pendatang dari luar Kabupaten Banyumas akan medapat perlakuan yang sama dengan pemudik dari Jabodetabek.

“Demikian point-point diatas untuk dipedomani, atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih,” pungkas Husein menyudahi ‘zoom meeting. (F12)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini