Rabu, Desember 1, 2021
BerandaRegionalBanyumasSiapkan 7000 Dosis Vaksin, BIN Daerah Jawa Tengah Gelar Vaksinasi di Enam...

Siapkan 7000 Dosis Vaksin, BIN Daerah Jawa Tengah Gelar Vaksinasi di Enam Lokasi

fokusbanyumas.id, Banyumas – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Tengah (jateng) menyelenggarakan vaksinasi massal bagi pelajar, santri dan masyarakat di kabupaten Banyumas. Vaksinasi ini, merupakan bentuk komitmen BIN dalam mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity (kekebalan  komunal) pada akhir 2021.

Sebanyak 7000 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac disiapkan BINDA Jateng untuk pelaksanaan vaksinasi di  6 lokasi pada Selasa (19/10/2021).

Vaksinasi pelajar dan santri dilaksanakan di SMP Muhammadiyah  Zam-Zam Cilongok, SMPN 3 Kebasen dan SMP Ma’arif Wangon, sementara vaksinasi masyarakat secara door to door (rumah ke rumah) dilaksanakan di Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang, Desa Banteran Kecamatan Wangon dan Desa Wangon Kec Wangon.

Dalam pelaksanaan vaksinasi, BIN tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak menjadi cluster penyebaran baru.

Saat meninjau vaksinasi pelajar di SMP Muhammadiyah  Zam-Zam Cilongok, Kepala BIN Daerah Jawa Tengah, Brigadir Jenderal TNI Sondi Siwanto mengatakan setelah diberikan vaksinasi diharapkan para pelajar bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Untuk anak-anak sekolah kita harapkan setelah diberikan vaksinasi, seperti petunjuk bapak Presiden, kita bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Terkait dengan vaksinasi door  to door, dia mengatakan hal itu merupakan kegiatan andalan BIN untuk melayani masyarakat secara langsung. Pihaknya jemput bola karena banyak masyarakat yang tidak bisa mencapai tempat pelaksanaan vaksinasi akibat faktor  transportasi, akomodasi, dan sebagainya.

Dengan vaksinasi door to door, maka potensi kerumunan di pusat-pusat vaksinasi dapat diminimalisir sehingga lebih aman dari kerumunan, disamping  itu, sistem door  to door juga terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi.

Harapannya kekebalan komunal dapat segera terwujud, dan aktivitas perekonomian dapat kembali pulih.  Meskipun Pelajar, Santri dan Masyarakat telah melaksanakan vaksinasi, pihak Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jateng tetap mengharapkan kepada pelajar, santri serta  masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker dan rajin mencuci tangan ketika beraktivitas.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banyumas Drs. Sadewo Trii Lastiono menyampaikan vaskinasi di Banyumas sudah mencapai 56,3 persen.

“Dengan dukungan TNI, Polri dan BIN kita sudah mencapai 56,3 persen yang sudah divaksin, berarti kita sudah masuk level 2. Harapan kami dalam bulan ini, paling lambat bulan depan kita sudah mencapai 70 persen,”  ungkapnya.

“Sehingga herd Immunity sudah terbentuk, kehidupan bisa ke new normal lagi,” sambung Sadewo.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati S.E. berterima kasih atas vaksinasi yang dilaksanakan oleh BINDA jateng. Dia menambahkan, hampir seluruh pelajar SMP di Banyumas sudah mendapat vaksinasi covid-19.

“Terima kasih kepada Kabinda Jawa Tengah sudah menyelanggarakan kegiatan vaksin untuk pelajar di kabupaten Banyumas, dengan bantuan vaksin ini Insyaalloh hampir seluruh SMP kita tervaksin semua. Yang negeri kita sudah semuanya, yang swasta paling tinggal beberapa sekolah yang belum,” ujar Irawati.

“Mudah-mudahan yang belum ini juga nanti bisa diselesaikan lagi oleh BINDA Jateng,” harapnya.

Kabinda jateng dan Siswi SMP Muhammadiyah Zam-Zam saat Video Conference dengan Presiden Jokowi (foto fokusbanyumas/ Boskey)

Dalam gelaran vaksinasi di SMP Muhammadiyah Zam-Zam Cilongok tersebut juga dilakukan video conference dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang berada di SMPN 1 Tarakan, Kalimantan Utara. Presiden melaksanakan video converence secara virtual bersama 10 sekolah dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia.

Video converence itu dalam rangka mendengarkan dan berbincang langsung bersama pelajar yang sudah melakukan vaksinasi di masing-masing daerahnya.

“Sore ini juga saya kedatangan tamu istimewa, dimana para duta besar dari negara sahabat di Uni Eropa (UE) dan dari Bank Dunia (World Bank). Mereka ingin melihat proses vaksinasi secara langsung yang ada di negara kita Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berharap vaksinasi tersebut dapat memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat sehingga masyarakat bisa terproteksi dari penyebaran COVID-19. (F13)

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini