Rabu, Desember 1, 2021
BerandaHumanioraWisata LokalPPKM Level 2, Dinporabudpar Banyumas Pantau Prokes Objek Wisata

PPKM Level 2, Dinporabudpar Banyumas Pantau Prokes Objek Wisata

fokusbanyumas.id, Banyumas – Turunnya status PPKM Level 3, menjadi PPKM Level 2 di Kabupaten Banyumas. Berdampak positif terhadap pembukaan objek wisata  mulai dibuka.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata ( Dinporabudpar) Banyumas Wahyono Gozali mengatakan  total di Banyumas terdapat 109 objek wisata, yang dikelola oleh Pemerintah Daerah, BUMN, Swasta, dan Desa Wisata.

Kamis (21/10/2021) hampir semua objek wisata yang ada, sudah dibuka dengan jumlah maksimasl pengunjung 25 persen dari total kapasitas normal.  Selain itu, pengelola objek wisata wajib mempergunakan aplikasi Pedulilindungi, maupun kentuan wajib menerapkan standar protokol kesahatan serta cleanliness, health, safety dan environment (CHSE).

Lanjut  Wahyono Dinporabudpar Banyumas, secara berkala melakukan pemantuan standar prokes di objek wisata. Namun dari hasil pantuanya dua hari terakhir, pelaku wisata di Banyumas sudah menerapkan prokes pencegahaan Covid-19 cukup baik.

Bahkan penyediaan sarana dan prasarana prokes, telah diterapkan pada awal 2021 atau sebelum terjadinya gelombang kedua Covid-19 yang terjadi Mei- Agustus 2021.

“Dari prinsip ketersedian sarana dan prasana kesehatan pencegahan Covid-19, Insya Allah teman- teman di pengelola objek wisata sudah mentaati jauh- jauh hari. Karena itu bagian dari kebutuhan, Banyumas sudah sangat bagus sekali dalam penanganan Covid-19. Penanganan Covid-19 akan tetap terjaga, dan tidak ada lagi penuralan Covid atau kluster baru di Pariwisata,” kata Wahyono.

Ditambahkan oleh Wahyono, yang menjadi masalah saat ini bagi wisatawan yang datang ke objek wisata yang dikelola oleh Desa. Sebab cukup banyak wisatawan tersebut, tidak memiliki telpon pintar yang dapat memuat aplikasi Pedulilindungi.

Persoalan ini sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan dan BPBD, ataupun Satgas Covid-19 Banyumas. (F12)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini