Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaHumanioraEdukasiBerdirinya Organisasi Kepemudaan KNPI

Berdirinya Organisasi Kepemudaan KNPI

fokusbanyumas.id, Edukasi – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sudah berdiri sejak 48 tahun lalu, tepatnya 23 Juli 1973, sebagai sebuah wadah pemersatu organisasi-organisasi pemuda kala itu yang bergabung dalam induk Cipayung.

KNPI adalah organisasi kepemudaan yang awalanya merupakan gabungan dari kelompok Cipayung, binaan kader Golkar dan tentara melalui deklarasi yang dipimpin oleh David Napitulu pada tanggal 23 Juli 1973.

Organisasi ini lahir melalui Deklarasi Pemuda Indonesia pada hari yang sama dengan maksud menumbuhkan, meningkatkan, dan mengembangkan kesadaran sebagai suatu bangsa yang merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Organisasi ini langsung mendapat restu dari pemerintahan orde baru dan pada tahun itu pula, mereka mengikuti unjuk rasa mahasiswa dalam penentangan masuknya modal asing. Tahun berikutnya, mereka juga turut serta dalam demonstrasi Malari. Anggota KNPI banyak yang akhirnya bergabung dengan Golkar.

Meskipun dianggap sebagai bagian dari Orde Baru dan sempat diusulkan untuk dibubarkan, namun KNPI tetap bertahan hingga setelah jatuhnya Suharto pada tahun 1998.

Setelahnya, Idrus Marham terpilih sebagai Ketua Umum. Ia mewacanakan rejuvenasi KNPI atau penyegaran kembali peran KNPI di tengah realitas politik nasional. Rejuvenasi ini akhirnya memaksa KNPI untuk independen dan kembali memposisikan pemuda sebagai mitra kritis pemerintah.

Dikutip dari minews.id, KNPI sebagai sebuah wadah pemersatu organisasi-organisasi pemuda kala itu yang bergabung dalam induk Cipayung. Hingga kini, KNPI masih eksis dan memberi banyak peran pada pembangunan bangsa.

Berikut fakta-fakta di balik pendirian KNPI, mulai dari impian Ali Moertopo, hingga disebut sebagai anak kandung Orde Baru:

  1. Antara Cipayung dan Ali Moertopo

Mayjen Ali Moertopo dikenal begitu dekat dengan organisasi-organisasi pemuda yang bergabung dalam kelompok Cipayung, seperti HMI, PMKRI, PMII, GMKI, dan GMNI. Bahkan, ada sumber yang menyebut, Ali adalah otak pendirian Cipayung.

Kedekatan itu dimanfaatkannya untuk menggagas sebuah wadah tunggal pemersatu organisasi-organisasi pemuda yang memiliki latar belakang berbeda tersebut.

  1. Usul Seorang Midian Sirait ke Ali Moertopo

Ali Moertopo mendapat gagasan untuk menyatukan organisasi pemuda dalam satu wadah, setelah ia mendapat usul dari Prof Midian Sirait, Guru Besar ITB yang saat itu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Gotongroyong.

Ali Moertopo dapat disebut sebagai bidan lahirnya KNPI. Dia menungguinya ketika KNPI lahir dan selalu memberi pengarahan yang dibutuhkan, tulis Krissantono dalam buku Di Atas Panggung Sejarah: Dari Sultan ke Ali Moertopo (1991: 154)

  1. Peran David Napitupulu dan Akbar Tanjung

Pada 23 Juli 1973, para pemuda-pemuda ternama berkumpul. Dua nama di antaranya adalah David Napitupulu dan Akbar Tanjung. Dari hasil pertemuan itu, terbentuklah KNPI dengan Ketua Umum pertama yang dijabat David Napitupulu.

  1. Kongres Pertama

Pada 28 Oktober 1974, tepat di Hari Sumpah Pemuda, KNPI melaksanakan kongres pertama, dengan menyusun AD/ART.

Sejak itu KNPI menjadi wadah tunggal organisasi pemuda, dan ormas mahasiswa terserap di dalamnya, tulis Didik Supriyanto dalam Perlawanan Pers Mahasiswa: Protes Sepanjang NKK/BKK (1998:37).

  1. Anak Kandung Orde Baru

KNPI disebut sebagai organisasi yang lahir dari rahim Orde Baru. Para anggotanya tak sedikit merupakan orang-orang Golkar, yang notabene adalah partai penguasa.

Kedekatan KNPI dengan Soeharto saat itu begitu mesra. Tahun 1981, KNPI diduga ikut dalam isu pemberian gelar Bapak Pembangunan untuk Presiden Soeharto. Akbar Tanjung sebagai Ketua KNPI kala itu disebut terlibat, dan disokong oleh Ali Moertopo yang menjabat Menteri Penerangan.

  1. KNPI Bertahan Setelah Orde Baru

Tumbangnya Orde Baru pada 1998, yang ditandai dengan mundurnya Soeharto sebagai Presiden RI, tak lantas membuat KNPI bubar. Organisasi ini masih eksis.

  1. Perpecahan KNPI

Sejak tahun 2008, KNPI mulai terpecah menjadi dua kubu, yang saat itu juga memiliki dua ketua umum, yakni Aziz Syamsuddin dari Kongres Denpasar, dan Ahmad Doli Kurnia dari Kongres Ancol. (F12)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini