Sabtu, Januari 29, 2022
BerandaNasionalManajemen Kartu Prakerja Sebut Akan Investasi Untuk Layanan Pusat Pengaduan

Manajemen Kartu Prakerja Sebut Akan Investasi Untuk Layanan Pusat Pengaduan

fokusbanyumas.id, Nasional – Pemerintah akan melanjutkan program kartu prakerja pada tahun 2022 mendatang dengan anggaran Rp 11 triliun. Anggaran ini setara 4,3% dari pagu anggaran perlindungan sosial tahun 2022 senilai Rp 252,3 triliun.

Direktur Eksekutif  Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, untuk meningkatkan kualitas program ini, pihaknya akan berinvestasi besar-besaran untuk contact center atau pusat pengaduan bagi peserta terkait program kartu prakerja.

“Supaya bisa mendengarkan keluhan dari peserta kartu prakerja dan itu digunakan untuk input memperbaiki program,” kata Denni dalam webinar Impact Evaluation of Kartu Prakerja, Rabu (1/12/2021).

Denni menjelaskan, program kartu prakerja memiliki tiga kanal pengaduan, yakni melalui live chat, hotline yang bebas di telepon secara gratis, dan melalui web form yang sifatnya personal.

Baca Juga : Anggaran Rp 11 Triliun, Program Kartu Prakerja Bakal Lanjut di 2022

Adapun, misi dari manajemen pelaksana program kartu prakerja adalah menciptakan sebuah sistem yang mudah untuk diakses oleh peserta kartu prakerja. Sehingga, layanan ini bisa diakses 100% digital.

Selain itu, manajemen pelaksana program kartu prakerja juga akan berinvestasi dari sisi komunikasi dan sosialisasi. Tujuannya agar program ini dapat diketahui publik secara lebih luas lagi.

“Karena untuk memanfaatkan program orang harus tahu terlebih dahulu. Alhamdulilah Instagram kita sudah diikuti oleh sobat prakerja sebanyak 3,5 juta orang dan diharapkan teman-teman terus kemudian memantau perkembangan program kartu prakerja,” kata Denni. (F13)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini