Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaHumanioraEdukasiHari Kelautan Nasional 2021

Hari Kelautan Nasional 2021

fokusbanyumas.id, Edukasi РIndonesia adalah negara kelautan, Luas wilayah Indonesia 2/3 nya adalah perairan dan sebagian besar adalah lautan. Indonesia adalah Negara Maritim terbesar, dengan luas lautanya mencapai  5.8 juta km serta memiliki panjang pantai sekitar 95.181 km atau hampir 25% panjang pantai di dunia.

Sumber Daya Kelautan Indonesia memiliki beragam biota laut yang bervariasi mulai dari ikan hingga terumbu karang. Dan semua sumber daya laut di Indonesia perlu terus kita jaga dan lestarikan.

Melalui peringatan Hari Kelautan Nasional 2021 tentunya kita bisa ikut mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan laut agar tetap lestari. Sehingga kedepan anak cucu kita juga terus ikut bisa menikmati kekayaan laut yang berlimpah di Indonesia. Mari lestarikan laut dengan cara berikut ini.

1. Jangan membuang sampah sembarangan

Dilarang keras membuang sampah sembarangan, sebab sampah dapat mencemari laut dan ekosistem di dalamnya. Masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan dan berakhir di laut. Menurut Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Indonesia masih menjadi penyumbang sampah plastik terbesar ke dua di dunia setelah Cina. Perkiraan tumpukan plastik mencapai 24.000 ton per hari. Sampah plastik berbahaya untuk kelangsungan hidup biota laut. Maka dari itu, setop buang sampah sembarangan.

2. Gunakan penangkap ikan ramah lingkungan

Menggunakan potas untuk menangkap ikan dengan hasil yang banyak adalah contoh aktivitas menangkap ikan yang sangat dilarang, karena proses racun yang digunakan dapat mencemari ekosistem laut. Menggunakan cantrang juga bukan pilihan bijak untuk menangkap ikan karena dapat menimbulkan gerakan menyapu sampai ke dalam laut, yang dapat menyebabkan kerusakan pada terumbu karang.

Alat tangkap menurut klasifikasi statistik internasional standar FAO yang ramah Lingkungan yang dapat digunakan menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan berupa :

a. Surrounding net (Jaring Lingkar). Contoh: Jaring Lingkar/Puse seine.
b. Seine net (Pukat). Contoh: Pukat pantai/Beach seine.
c. Dredge (Penggaruk). Contoh: Scoop Nets.
d. Falling gear (alat yang dijatuhkan). Contoh: Jala Lempar/Hand cast nets.
e. Gill net, entangling nets (jaring insang dan jaring puntal). Contoh: Trammel nets.
e. Hook and line (pancing). Contoh: Pancing (Hand line).
f. Alat tangkap lainnya. Contoh: Tangan, pisau dan sabit.

3. Tidak menangkap dan memelihara biota laut

Biota laut memang banyak yang unik dan membuat kita tertarik untuk menangkapnya dan menjadikan peliharaan. Namun, hal ini adalah sesuatu yang dilarang. Apalagi banyak biota laut yang unik sudah masuk daftar hewan laut yang dilindungi karena terancam punah, contohnya penyu laut.

4. Jangan menyentuh terumbu karang saat wisata

Wisata di tempat yang dipenuhi dengan terumbu karang warna-warni pasti keinginan semua orang. Namun jika sedang wisata kendalikan diri agar tidak menyentuh terumbu karang karena sentuhan dapat meningkatkan potensi kematian terumbu karang. Nikmati keindahannya dengan hanya melihat saja.

5. Usahakan tidak memakai sepatu katak saat menyelam

Bagi Anda yang sudah mahir dan professional saat menyelam, usahakan tidak menggunakan sepatu katak. Kayuhan kaki dengan menggunakan alat tersebut dapat meningkatkan potensi menyentuh terumbu karang dengan tidak sengaja. Namun, bagi mereka yang belum mahir, disarankan untuk berhati-hati saat mengayuhkan kaki.

Selamat Hari Kelautan Nasional 2021!

Semoga bisa mengingatkan kita semua agar tetap terus menjaga kekayaan laut nasional kita terutama ekosistem laut Indonesia. (F12)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini