Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaNasionalKebijakanMendagri Terbitkan SE tentang Penertiban Pelaksanaan PPKM dan Percepatan Vaksinasi

Mendagri Terbitkan SE tentang Penertiban Pelaksanaan PPKM dan Percepatan Vaksinasi

fokusbanyumas.id, Nasional – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/3929/SJ tentang Penertiban Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Percepatan Pemberian Vaksin bagi Masyarakat.

Edaran yang ditandatangani Tito pada tanggal 18 Juli ini ditujukan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) demi mencegah penyebaran COVID-19 dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan rakyat dan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat, melalui SE ini Mendagri meminta kepada para kepada daerah agar:

Pertama, mengevaluasi secara reguler penertiban pelaksanaan PPKM di wilayahnya untuk mengetahui efektivitasnya menekan penularan kasus Covid-19.

“Kedua, memerintahkan jajaran Satpol PP di daerah masing-masing untuk mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM,” demikian bunyi dari SE tersebut.

Secara khusus, Mendagri meminta agar penertiban pelaksanaan PPKM mengacu pada Inmendagri tentang PPKM. Kemudian penegakan hukum diminta tetap tegas namun mengutamakan sikap santun dan simpatik bagi masyarakat yang melanggar.

Mendagri juga meminta Satpol PP tetap bersinergi dengan jajaran TNI-Polri dan unsur Forkopimda.

Unduh : Surat Edaran (SE) Nomor 440/3929/SJ.pdf

Ketiga, kepala daerah diminta untuk membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi sebagai akibat terkena dampak pandemi Covid-19 dan dampak pelaksanaan PPKM. Bentuk pemberian bantuan dapat berupa pemberian masker, hand sanitizer, bantuan sembako dan suplemen makanan sehat, disesuaikan dengan kondisi atau kemampuan keuangan daerah.

Keempat, melaksanakan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat. Gubernur berwenang mengalihkan alokasi kebutuhan vaksin dari kabupaten dan kota yang kelebihan alokasi vaksin kepada wilayah yang kekurangan Mendagri juga memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk tidak menyimpan atau menimbun stok vaksin dan segera menyuntikkan vaksin kepada masyarakat sesuai skala prioritas.

Kelima, melakukan sosialisasi penerapan 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas secara masif.

“Mendistribusikan masker kepada masyarakat luas dengan menggunakan anggaran yang tersedia,” tulis SE tersebut.

(F13)*

 

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini