fokusbanyumas.id, Cilacap – Hari Pangan Sedunia adalah perayaan yang diperingati setiap tahunya setiap tanggal 16 Oktober. Hari Pangan Sedunia pertama kali diluncurkan pada tahun 1945. Perayaan Hari Pangan Sedunia ini juga bertepatan dengan peluncuran Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).
Karantina Pertanian Cilacap turut serta rayakan Hari Pangan Sedunia, dengan menghadiri panen raya Padi di Kabupaten Purworejo, Kebumen dan Cilacap. Kegiatan panen raya ini terselenggara oleh kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten bersama dengan kelompok tani binaan Dinas Pertanian masing-masing kabupaten (25/10).

“Untuk periode tanam kali ini lahan seluas 25 hektar milik kelompok tani Subur Makmur desa Singoyudan, padi yang dipanen diperkirakan sebanyak 9,1 Ton per hektar,” ungkap M Taufik Kurniawan Pejabat Karantina Pertanian Cilacap yang menghadiri kegiatan panen di Kecamatan Singoyudan,Kabupaten Kebumen.
“Melihat kondisi tersebut tentunya dapat dipastikan ketersediaan beras untuk wilayah Kabupaten Kebumen aman,” tutup Taufik.
Hal senada juga dilaporkan oleh Ayu Pejabat Karantina Pertanian Cilacap yang juga menghadiri kegiatan panen di Kabupaten Purworejo. Ayu menuturkan bahwa hari ini kelompok tani di desa Tegalsari Kabupaten Purworejo memanen Padi diatas lahan seluas 0,5 Hektar.

Ditempat terpisah Dwi Astuti Yuniasih selaku Kepala Karantina Pertanian Cilacap menyampaikan kebahagiaanya karena dimasa pandemi sekarang ini sektor pertanian masih sanggup menopang kebutuhan ketersediaan pangan dalam negeri. “Kami Karantina Pertanian Cilacap akan selalu siap membantu menjaga kualitas pertanian di wilayah kerja kami dengan mencegah masuk dan keluarnya Organisme Penggangu Tanaman dari dan ke luar wilayah kerja kami sehingga dapat memaksimalkam hasil pertanian baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” tutup Dwi. | Karantina Pertanian Cilacap | (F12)*
