Jangan Rugikan Orang Lain
Jangan jadikan hidup sebagai pertaruhan
Tapi jadikanlan sebagai tujuan
Yaitu untuk ibadah
Jangan rugikan orang lain
Jika tidak ingin dirugikan …disakiti…direndahkan… maka jangan kau lakukan pada siapapun
Itulah makna dan tujuan dalam kehidupan
Purwokerto Kidul, Jum’at 23 Juli 2021
**
S A R A P A N
Sepiring sega putih punel
Gudeg ketewel
Ayamg goreng
Rica rica tempe
Wah enake
Wah nikmate
Tekan awan ora melar
Tekan wengi tanduk maning
Sarapan
Nambah imun temenan
Awak sehat sregep kasab
Ndilalah rejeki ora kedungsak dungsak
Kari mensyukuri nikmat
Rejeki aja mung dipangan dewek
Disantuni wong sing uripe kesrakat
Sebab dongane mandi tekan akherat
Purwokerto Kidul, Jum’at 23 Juli 2021
**
Puisi karya: Edi Maryono


Penyair lahir di Purwokerto Kidul, 6 Desember 1958.
Puisi puisi dan Geguritan geguritannya dimuat diberbagai media surat kabar dan majalah seperti : Swadesi, Bahari, Flamboyan, Satelit Pos, MOP, Penyebar Semangat, ANCAS, Suara Nahdiyin dan lain lain.
Buku yang telah terbit yaitu : Lumbung Geguritan Sega Indonesia 2019. Antologi Puisi Bunga Bunga Rindu 2020. Duka Ditelan Senja 2020.
Selain mencintai dunia tulis, juga mencintai dunia seni.
Pernah menjadi Ketua II PEPADI Banyumas (2008 – 2011).
Kiprahnya tak hanya didunia seni dan budaya, juga terjun kedunia politik dan Ormas. Diantaranya pernah menjadi Sekjen LSM Kamandaka Purwokerto, Ketua PAC PKB Purwokerto Selatan (1995 – 2019) dan Sekretaris II DPC PKB Banyumas (2013).
Penyair, seniman dan politisi ini, saat ini tinggal di Jalan Pejagalan No.418. RT.03-RW.IV Purwokerto Kidul, Banyumas, Jawa Tengah.


