Oleh : Edi Maryono
Gerimis diawal senja
Menyambang rumah sakit yang sesak derita
Paru dan jantung digigit pandemi
Empat belas hari issolasi, satu bulan rawat inap
Meradang luka nanar
Sakit diatas sakit
Cemas dengan apa yang terjadi
Pasrah menyerah pada Robi
Dengan berharap diberi keajaiban
Membelah rasa
Antara keinginan dan taqdir
Antara hidup dan mati
Tuhan masih memberi kehidupan
Syukur nikmat kupanjatkan
Covid meninggalkan noda dan banyak pembelajaran
Hidup perlu menjaga kesehatan
Tanpa imun sebuah keniscayaan
Purwokerto Kidul, Kamis 24 Juni 2021
**


Penyair lahir di Purwokerto Kidul, 6 Desember 1958.
Puisi puisi dan Geguritan geguritannya dimuat diberbagai media surat kabar dan majalah seperti : Swadesi, Bahari, Flamboyan, Satelit Pos, MOP, Penyebar Semangat, ANCAS, Suara Nahdiyin dan lain lain.
Buku yang telah terbit yaitu : Lumbung Geguritan Sega Indonesia 2019. Antologi Puisi Bunga Bunga Rindu 2020. Duka Ditelan Senja 2020.
Selain mencintai dunia tulis, juga mencintai dunia seni.
Pernah menjadi Ketua II PEPADI Banyumas (2008 – 2011).
Kiprahnya tak hanya didunia seni dan budaya, juga terjun kedunia politik dan Ormas.Diantaranya pernah menjadi Sekjen LSM Kamandaka Purwokerto, Ketua PAC PKB Purwokerto Selatan (1995 – 2019) dan Sekretaris II DPC PKB Banyumas (2013).
Penyair, seniman dan politisi ini, saat ini tinggal di Jalan Pejagalan No.418. RT.03-RW.IV Purwokerto Kidul, Banyumas, Jawa Tengah.


