fokusbanyumas.id, Purwokerto – Taman Apung bernama Mas Kemambang merupakan perluasan Balai Kemambang yang kini tampil dengan wajah baru. Selain diperluas, taman tersebut kini juga dilengkapi berbagai fasilitas sebagai taman rekreasi yang dapat memanjakan wisatawan.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan taman tersebut kini telah seratus persen selesai direnovasi. Hanya saja masih ada beberapa perbaikan kecil yang harus diselesaikan sebelum dibuka untuk masyarakat luas.
“Ada beberapa yang harus ditindaklanjuti, diperbaiki. Seperti kabelnya itu naik ke atas harusnya kan dipendam minimal setengah meter. Perapian ada banyak sampah, ada tanaman yang harus diganti, ada taman yang harus ditambah,” kata Husein usai melakukan inspeksi ke Taman Mas Kemambang, Selasa (25/1/2022).

Taman tersebut rencananya baru akan dibuka pada bulan April mendatang. Menurut Husein langkah tersebut diambil mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir dan pihaknya tidak mau mengambil resiko.
“Menunggu Omicron itu lewat dulu, nunggu aman nanti kalau sudah buka ternyata ada masalah terus tutup lagi kan malah, sudah rekrut banyak tutup kan buang uang. Sambil nunggu tumbuhnya tanaman-tanaman ini,” jelasnya.
Taman Mas Kemambang menawarkan aktivitas rekreasi dengan suasana yang nyaman dan ramah keluarga. Lokasi yang berada di dalam Kota Purwokerto menjadikan taman tersebut sangat potensial untuk terus dikembangkan dan menjadi salah satu ikon wisata di Purwokerto.
“Yang dijual kan suasana, ada air ada tanaman ada gunung slamet dan juga ada sunset kalau sore, ada air mancur ada ikan juga,” imbuh Husein.

Pembangunan Taman Mas Kemambang menjadi bagian dari kewenangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, karena area yang digunakan sejatinya merupakan Ruang Terbuka Hijau. Kepala DLH Banyumas Junaidi menerangkan pembangunan Taman Mas Kemambang menelan anggaran sebesar Rp 27 milyar.
Waktu pelaksanaan pembangunan menghabiskan waktu sebanyak 151 hari kalender sedangkan waktu pemeliharaan sebanyak 180 hari kalender.
“Kegiatan pembangunan telah selesai seratus persen. Pembangunan ini memang masih banyak kekurangan sehingga nanti pada masa pemeliharaan akan kami lakukan pembenahan yang sekiranya memang perlu dilakukan,” ungkapnya. | Humas Pemkab Banyumas | (F12)*
