Senin, Januari 17, 2022
BerandaGaya HidupKesehatanPuncak Omicron Februari - Maret, Menkes: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Puncak Omicron Februari – Maret, Menkes: Tetap Waspada dan Jangan Panik

fokusbanyumas.id, Nasional – Pemerintah memprediksi puncak kasus varian Omicron di Indonesia akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret tahun ini. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, berdasarkan pengamatan terhadap sejumlah negara puncak tersebut dicapai secara cepat dan tinggi dan waktunya berkisar antara 35-65 hari.

“Indonesia pertama kali kita teridentifikasi (varian Omicron) adalah pertengahan Desember, tapi kasus kita mulai naiknya di awal Januari. Nah, antara 35-65 hari akan terjadi kenaikan yang cukup cepat dan tinggi. Itu yang memang harus dipersiapkan oleh masyarakat,” ujar Budi dalam keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (16/1/2022).

Budi mengungkapkan, tingkat perawatan di rumah sakit untuk pasien Omicron di sejumlah negara yang telah melewati puncak kasus berkisar antara 30-40 persen dibandingkan hospitalisasi varian Delta.

“Jadi walaupun kenaikannya lebih cepat dan tinggi, jumlah kasusnya akan lebih banyak dan naik penularannya lebih cepat, tapi hospitalisasinya lebih rendah,” jelas dia.

Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat tetap waspada.Namun, tidak perlu panik jika ada kenaikan jumlah kasus yang cepat dan banyak. (F13)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini