fokusbanyumas.id, UMKM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng Telkomsel dan XL Axiata dalam menyediakan layanan internet 4G di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Infrastruktur ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendigitalisasi bisnis.
Telkomsel dan XL akan memanfaatkan 7.904 Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo.
“Penyediaan layanan dan pemeliharaan secara keseluruhan oleh mitra operator seluler terpilih,” kata Direkur Utama BAKTI Anang Latif dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/1/2022).
Kedua perusahaan telekomunikasi itu telah menandatangani kerja sama penyediaan layanan 4G di wilayah 3T.
Penandatanganan kerja sama dengan XL berlangsung pada 15 Desember 2021, sementara Telkomsel 28 Desember 2021.
Sisanya dikelola oleh XL Axiata Advertisement. Anang berharap, kerja sama dengan Telkomsel dan XL Axiata bisa mendorong pemanfaatan jaringan internet 4G oleh masyarakat 3T secara produktif.
“Khususnya di bidang usaha,” katanya.
Anang Latif menegaskan kolaborasi antara Kementerian Kominfo dan mitra operator seluler akan berlanjut sampai infrastruktur telekomunikasi tuntas dibangun dan layanan telah dinikmati masyarakat.
“Masih ada pekerjaan rumah lanjutan yang menanti. Kita perlu bersama-sama memastikan bahwa masyarakat mampu memanfaatkan layanan ini dengan produktif, secara khusus dalam pemanfaatannya di bidang usaha,” tandasnya.
Selaras dengan salah satu pilar transformasi digital nasional yang dilaksanakan Kementerian Kominfo, Pemerintah berupaya meningkatkan ekonomi digital.
“Jika masyarakat mampu memanfaatkan teknologi dan on boarding usahanya ke dalam ranah digital, tentunya hal ini akan semakin memperkuat perekonomian serta daya saing bangsa Indonesia,” tuturnya. (F13)*
