fokusbanyumas.id, Banyumas – Bupati Banyumas Achmad Husein bersama Ketua DPRD Kabupaten Banyumas menghadiri tasyakuran mulai beroperasinya Rumah Sakit Khusus Mata Purwokerto. Meski telah dibangun Rumah Sakit, secara administrasi pelayanan masih menggunakan sistem Balai Kesehatan Mata Masyarakat.
Rumah Sakit (RS) Khusus Mata Purwokerto di Jl Beringin Raya Perumahan Tanjung Elok Kelurahan Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan bakal menjadi rumah sakit mata rujukan se wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Rumah sakit mata ini satu satunya yang dikelola pemerintah kabaupaten.

Sebelumnya RS Khusus Mata Purwokerto adalah BKMM Kamandaka, mulai 5 April 2021 pelayanan pasien mata pindah ke bangunan baru Kelurahan Tanjung di RS Khusus Mata Purwokerto, dengan status masih BKMM. Dengan keluarnya ijin operasional Rumah Sakit Khusus Mata Type C, maka baru pada tanggal 1 Desember 2021, Rumah sakit khusus mata dapat memberikan pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap, pelayanan gawat darurat dan pelayanan operasi.

Direktur Rumah Sakit Khusus Mata Purwokerto dr Catur Yuni Muliatsih mengatakan bahwa Rumah Sakit ini mempunyai unggulan pelayanan rawat jalan, dan bagi warga yang mempunyai BPJS dijamin tidak ada biaya tambahan.

Semantara Bupati Banyumas Achmad Husein optimis bahwa RS Khusus Mata Purwokerto akan menjadi rujukan RS mata di Jateng selatan, mengingat sebagian besar pasien yang memanfaatkan adalah warga luar Banyumas seperti Banjarnegara, Brebes hingga wilayah Jabar selatan seperti Tasikmalaya, Kota Banjar dan Ciamis.
Oleh karena itu Bupati Husein mendorong pihak RS Khusus Mata Purwokerto untuk meningkatkan kualitas layanan dan peningkatan SDM serta teknologi alat kesehatan mata.
Terkait masih cukup banyaknya warga masyarakat yang buta akibat katarak Bupati meminta kepada pihak rumah sakit untuk terus melakukan sosialisasi, untuk mengurangi kebutaan akibat ketidaktahuan masyarakat.

Bupati Optimis dengan melakukan sosialisasi atau memberikan penyuluhan tentang kesehatan, mencari kasus-kasus penyakit yang dialami warga, dan menangani penyakit tersebut, dan RS turun ke masyarakat untuk menemukan orang-orang yang menderita penyakit dapat meminimalisir terjadinya kebutaan. | Humas Pemkab Banyumas | (F12)*
