Rabu, Agustus 4, 2021
BerandaNasionalKebijakanLuhut: Kegiatan Ekonomi Berpotensi Dibuka Pada September 2021

Luhut: Kegiatan Ekonomi Berpotensi Dibuka Pada September 2021

fokusbanyumas.id, Nasional – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan adanya potensi untuk kembali dibukanya kegiatan ekonomi pada September 2021.

Ia mengatakan,pembukaan aktifitas ekonomi akan sangat tergantung pada pencapaian vaksinasi, peningkatan testing , tracing , dan treatment  atau 3T, serta disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau 3M, merupakan kunci dari penanganan pandemi.

“Pembukaan aktivitas ekonomi itu akan sangat tergantung pada pencapaian vaksinasi serta impelementasi dari 3T dan 3M,” ujar Luhut  dalam konferensi pers virtual soal Evaluasi dan Penerapan PPKMvirtual, Senin (2/8/2021).

Menurut Koordinator PPKM Jawa-Bali itu, Presiden  Jokowi  telah mengarahkan para jajarannya untuk pelaksanaan vaksinasi, 3T, dan 3M bisa dilakukan dengan optimal. Dengan demikian, kasus Covid-19 bisa semakin terkendali dan pembukaan aktivitas ekonomi bisa dilakukan secara bertahap.

Terkait vaksinasi Covid-19, Luhut menargetkan bisa mencapai 70 juta dosis di bulan Agustus 2021 atau rata-rata berkisar 2 juta dosis per hari. Ia pun memastikan, pasokan vaksin memadai untuk mencapai target vaksinasi tersebut, sebab ada 258 juta vaksin Covid-19 siap suntik hingga Desember 2021.

Luhut menekankan, dalam menangani pandemi, pemerintah tak bisa bergerak sendirian tanpa keterlibatan peran dan kesadaran masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk berperan penuh dalam terus menjaga protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat dan pelaksanaan 3T yang sistematis dan masif akan terus genjot. Pemerintah menargetkan untuk melakukan tracing hingga ke 10 kontak erat per kejadian kasus positif, yang saat ini sudah mulai dijalankan oleh TNI dan Polri di lapangan.

Luhut menekankan, dalam menangani pandemi, pemerintah tak bisa bergerak sendirian tanpa keterlibatan peran dan kesadaran masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk berperan penuh dalam terus menjaga protokol kesehatan.

“Kami berharap kerja sama dari kita semua dan juga untuk semua masyarakat memiliki kesadaran untuk berperan penuh dalam menjaga protokol kesehatan agar kita semua dapat segera keluar dari badai pandemi ini. Ini tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah, seluruh bangsa harus terlibat,”tegasnya. (F13)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!