fokusbanyumas.id, Bisnis – Cryptocurrency atau mata uang kripto saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan khususnya di dunia fintech. Penyedia blockchain (server) yang saat ini dikembangkan oleh pengembang, mulai menciptakan mata uang mereka masing-masing.
Salah satu pengembang yang ternama saat ini yaitu etherium dan bitcoin. Pada beberapa bulan lalu, nilai bitcoin sempat meledak hingga ke angka 900 juta per koinnya. Hal ini yang meyebabkan banyak generasi milenial melirik cryptocurrency. Namun selang beberapa minggu nilai valuasinya turun sekitar 20% ke angka 600 juta.
Dikutip dari RRI Jum’at (28/5/2021) dosen IAIN Purwokerto Ahmad Dahlan mengatakan analisis fundamental dari cryptocurrency itu tidak ada, namun apabila ditinjau dari fungsi dan manfaatnya pada dunia fintech sangat besar. Menurutnya milenial harus berhati-hati dalam menentukan investasi.
“Analisis cryptocurrency secara fundamental itu tidak ada, akan tetapi apabila dilihat dari sisi kebermanfaatannya di dunia fintech itu memang bisa dikatakan sangat besar, namun kawula muda seperti generasi milenial harus berhati-hati dalam menentukan pilihannya dalam berinvestasi” katanya.
Pada berita sebelumnya, China sudah melarang keras aktivitas penambangan serta perdagangan mata uang kripto.
Komite Dewan Negara yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He mengumumkan bahwa larangan keras terhadap mata uang kripto seperti kripto ini sebagai bagian dari upaya negara untuk menangkis risiko keuangan. (F13)*



