Fokus Banyumas
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Fokus Banyumas
  • Regional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Teknologi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Fokus Banyumas
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil

Sumbang Punya 5 Desa Berpotensi, Baru Dua Yang Tergarap

22 Nov 2020
Gaya Hidup

Berada paling atas berdekatan dengan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Sumbang memiliki banyak lokasi yang indah di sejumlah desa. Pemerintah Kecamatan Sumbang tak ingin membiarkan potensi itu tidak dioprimalkan.

“Kami akan mengoptimalkan wisata desa yang sudah ada sebelumnya, juga potensi lain yang belum tergarap. Banyak di sini, insyaa Alloh kami akan segera berbenah,” kata Kasi Pemerintahan Kecamatan Sumbang, Arif Wijaya S Stp.

Di Sumbang, saat ini ada dua lokasi wisata yang sudah selesai pembangunan fisiknya yakni di Desa Susukan yang berupa taman dinamai Taman Lazuardi. Lalu ada Randu Bengkong di Desa Sikapat dalam bentuk kolam renang yang berada di alam pedesaan yang indah. Seperti apa kedua lokasi wisata itu?

Taman Lazuardi

Dikutip dari website Desa Susukan, Taman Lazuardi didesain sebagai taman dengan aliran sungai kecil, pohon-pohon rindang, jalan setapak, dan gazebo. Warga desa dapat berkumpul menikmati gemericik air yang mengalir dalam sungai kecil. Sungai kecil itu berisi ikan-ikan warna warni. Ada gazebo di atas sungai, ada taman bunga, dan ada juga sawah mina padi.

Di pusat taman, ada perpustakaan mini yang juga sekaligus sebagai tempat berkumpul pada malam minggu, untuk menyaksikan bersama-sama layar tancap. Filmnya tentu saja film yang bertema pendidikan, inspirasi. Ke depan, Taman Lazuardi berpotensi besar menyerap banyak pengunjung.

Desa Susukan memiliki kekayaan potensi air dan tanaman hias yang mendukung pengembangan Taman Lazuardi. Pemerintah Desa Susukan sendiri akan memanfaatkan potensi air tersebut dengan membangun kolam renang yang terletak di area persawahan di samping Taman Lazuardi.

Kolam renang yang akan dibangun terdiri dari kolam renang anak dan dewasa. Pengunjung Taman Lazuardi diharapkan meningkat setelah wahana kolam renang selesai dibangun. Selain pemanfaatan potensi air, pemerintah Desa Susukan juga berusaha memaksimalkan pemanfaatan potensi tanaman hias dengan menjadikan tanaman hias sebagai oleh-oleh bagi pengunjung yang datang ke Taman Lazuardi.

Selain melibatkan BUMDes, Pemerintah Desa Susukan juga menggandeng tim Program Pengembangan Desa Mitra Universitas Jendral Sudirman (PPDM UNSOED) untuk menyusun rencana pengembangan Desa Susukan sebagai desa eduwisata.

PPDM Unsoed mendukung inisiatif di atas dengan memberikan bantuan yang menunjang program-program desa eduwisata, seperti pendirian bank sampah, penumbuhan produk unggulan desa sebagai oleh-oleh khas Desa Susukan, dan membantu pengembangan Taman Lazuardi melalui dukungan beberapa fasilitas tambahan.

Pada 2018, pendirian bank sampah telah dilakukan. Bank sampah dibentuk dengan bekerja sama dengan ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Desa Susukan. Pendirian bank sampah diawali dengan kegiatan workshop pengelolaan bank sampah, pembentukan organisasi bank sampah, pelatihan pengurus bank sampah yang telah terpilih dan pendirian gudang sampah.

Selain bank sampah, program pengembangan desa eduwisata lainnya adalah pengembangan produk unggulan desa, yaitu gula kelapa. Ke depan, produk unggulan ini akan menjadi oleh-oleh khas Desa Susukan. Kegiatan pengolahan gula kelapa akan laboratorium binis kawasan perdesaan atau menjadi pusat belajar pengolahan gula kelapa.

Pelaku wirausaha desa yang dilibatkan sebagai mitra adalah Kelompok gula kelapa Manggarsari. Kelompok ini telah melakukan kegiatan pelatihan administrasi kelompok pengrajin, menerima bantuan alat produksi dan dapur hemat energi untuk meningkatkan kualitas produksi.

Randu Bangkong

Taman Wisata Randu Bengkong Tak kalah menarik. Selain menyajikan pemandangan alam pedesaaan, di sana juga terdapat tanaman dari berbagai jenis yang menyejukkan dipandang mata. Pihak pengelola yang tak lain adalah pemerintah desa setempat juga memfasilitasi bermacam-macam kebutuhan bagi wisatawan. Ada kolam renang yang luas, tempat bermain anak, gasebo-gasebo yang nyaman serta aneka masakan khasa pedesaaan. Lokasi Randu Bengkong berada di Desa Susukan.

Arif mengatakan, beberapa desa lain yang punya potensi alam untuk dijadikan sebagai objek wisata saat ini masih dalam proses pengembangan. “Ada di Desa Karang Cegak, Banteran, Ciberem, Kawung Carang, Datar dan Karang Turi. Semoga kami segera bisa merealisasikan, dan memperoleh dukungan dari semua pihak,” kata Arif.

Tim Fokus Banyumas

183
PEMBACA
BagikanTweetKirimKirim

Berita Terkait

Manny Pacquiao Jadi Brand Ambassador dan Hero Baru di Mobile Legends

23 Nov 2020

Habis Filter Halu PS5, Terbitlah Filter Instagram iPhone 12

23 Nov 2020

Selanjutnya

Banyumas Kembali Masuk Zona Oranye, Ini Penyebabnya

FOKUS BANYUMAS


Menyajikan berita dan fakta seputar Banyumas Raya dan referensi tren terkini.

  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Redaksi

© 2020 FokusBanyumas.id

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Regional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Teknologi

© 2020 FokusBanyumas.id