Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaNasionalEkonomiSri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

fokusbanyumas.id, Nasional – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan laju inflasi di Indonesia akan mencapai pada kisaran 3,5% hingga 4,5%. Perkiraan ini lebih tinggi dibandingkan target sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) yang mencapai 4,2%.

Sri Mulyani menjelaskan, lonjakan inflasi di tahun ini disebabkan karena melonjaknya ketidakpastian global, mulai dari kenaikan harga energi dan pangan. Tercermin dari capaian inflasi hingga Semester I-2022 yang sudah mencapai 3,6% secara tahunan atau yoy (year on year).

“Inflasi mengalami tekanan di Semester II-2022 sebesar 3,5% hingga 4,5% dan keseluruhan tahun inflasi akan bergerak pada kisaran 3,5% sampai 4,5%,” jelas Sri Mulyani dalam rapat bersama Banggar DPR, Jumat (1/7/2022).

Tekanan inflasi juga diperkirakan akan berlanjut pada Semester II-2022 sehingga akan mendorong naiknya inflasi lebih tinggi dari batas sasaran.

Kendati demikian, Sri Mulyani memastikan pemerintah bersama otoritas terkait akan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi domestik, yang sangat kuat dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan mencapai 4,9% hingga 5,4%.

Pertumbuhan ekonomi, kata Sri Mulyani akan ditopang dari konsumsi rumah tangga dan investasi, yang saat ini mulai pulih kembali.

“Jadi dua sumber pertumbuhan ekonomi konsumsi dan investasi bisa terpengaruh oleh kondisi sekarang ini, kecenderungan inflasi tinggi dan menyebabkan interest rate naik,” jelas Sri Mulyani.

(F13)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini