Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaRegionalBanyumasProyek Pembangunan Ikon Baru di Loka Wisata Baturraden Saat Pandemi, Terkesan Dipaksakan

Proyek Pembangunan Ikon Baru di Loka Wisata Baturraden Saat Pandemi, Terkesan Dipaksakan

fokusbanyumas.id, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) akan segera merealisasikan pelaksanaan Proyek Pembangunan Pintu Gerbang / Gapura / Tugu Selamat Datang di area Loka Wisata Baturaden.

Ironisnya, proyek pembangunan pintu gerbang yang rencananya akan dijadikan sebagai salah satu Ikon baru di Loka Wisata Baturaden tersebut dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhir. Proyek pembangunan senilai 1,5 miliar tersebut terkesan dipaksakan, sementara dampak pandemi saat ini begitu terasa semakin melemahkan dan meluluhlantakkan seluruh sendi-sendi perekonomian hampir di seluruh lapisan masyarakat Banyumas.

Kepala Dinporabudpar, Azis K, saat ditemui tim fokusbanyumas.id di loby kantornya, Selasa (31/8/21), membantah terkait pembangunan yang dilaksanakan pada masa pandemi. Azis menjelaskan bahwa program proyek pembangunan pintu gerbang tersebut sudah digulirkan setahun lalu oleh Dinporabudpar kepada pemerintah pusat melalui pemda Kabupaten Banyumas.

“Sebenarnya rencana proyek pembangunan pintu gerbang “Selamat Datang” dan pembuatan Tugu Patung  senilai 1,5 M di Loka Wisata Baturadeni tersebut sudah setahun yang lalu kami ajukan ke Pemerintah Pusat, melalui Pemerintah Kabupaten Banyumas. Namun baru di bulan dan tahun ini bisa terealisasi. Diharapkan nantinya (selesai pembangunan, red) justru bisa mempercepat pemulihan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Banyumas di sektor Pariwisata dan juga masyarakat di lingkungan Loka Wisata,” Jelasnya.

Dinas Pekerjaan Umum resmi ditunjuk sebagai konsultan perencanaan dan supervisi proyek pembangunan Pintu Gerbang / Gapura / Tugu dan Patung ucapan Selamat Datang di Loka Wisata Baturraden.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Irawadi justru memberikan penjelasan yang berbeda saat ditemui tim fokusbanyumas.id, Selasa (31/8/21). Menurut Irawadi, proyek tersebut sebenarnya baru dicetuskan kurang lebih sekitar pertengahan bulan Juni 2021 kemarin.

“Sepengetahuan saya, proyek pembangunan pintu gerbang/Gapura/Tugu dan Patung ucapan Selamat Datang di Loka Wisata Baturraden ini diusulkan oleh Dinporabudpar Kabupaten Banyumas kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas itu pada pertengahan bulan Juni 2021. Kami dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas telah ditunjuk sebagai Konsultan Perencanannya, dan juga Supervisi Pelaksana Pekerjaan Proyek tersebut,” terang Irawadi.

Irawadi menambahkan, saat ini Pemerintahan Kabupaten Banyumas menerima pinjaman lunak dari program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Kementrian Keuangan sebesar Rp. 191 miliar, yang nantinya bisa dicairkan sesuai dengan progres pekerjaan.

Untuk alokasi penyerapannya, akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas dan untuk Dinporabudpar.

“Dana pinjaman lunak sebesar Rp. 191 miliar tersebut, seluruhnya dikhususkan hanya untuk program pembangunan fisik atau revitalisasi serta ‘finishing’ pekerjaan proyek-proyek yang ada di dinas-dinas Pemerintahan Kabupaten Banyumas. Alokasi dana tersebut dibagikan dengan rincian, untuk Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas sebesar Rp. 140 miliar, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas sebesar Rp.40 miliar dan Dinporabudpar sebesar Rp. 11 miliar,” pungkas Irawadi. (F36)

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini