Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaGaya HidupKesehatanDibanding Negara Lain, Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah

Dibanding Negara Lain, Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah

fokusbanyumas.id, Kesehatan – Kasus Covid-19 di Indonesia kian menurun. Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus konfirmasi harian di Indonesia sebesar 4,60 kasus per 1 juta penduduk, jauh lebih rendah dan lebih baik dibandingkan negara lain.

Di Singapura 541,9 kasus, Inggris 525,3 kasus, Malaysia 277,7 kasus, dan Philipina 95,55 kasus per 1 juta penduduk.

“Terlihat dari data NIKKEI Covid-19 Recovery Index, peringkat Indonesia per 6 Oktober 2021 menjadi ranking 54 membaik dari posisi 31 Juli ranking 114 dan posisi 31 Agustus ranking 92,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resmi.

Airlangga menyebut, posisi peringkat ini juga lebih baik dari semua negara ASEAN lainnya, seperti Singapura di peringkat 70, Malaysia peringkat 102, dan Thailand ranking 109. Apabila dilihat situasi jumlah kasus Covid-19 per pulau (kelompok provinsi), dari recovery rate (RR), case fatality rate (CFR) dan kasus aktif (penurunan sejak 9 Agustus awal penerapan PPKM darurat/level 4), hasil evaluasi per 10 Oktober 2021 yakni sebagai berikut:

  • Sumatera: RR = 95,55% dan CFR= 3,56%, dengan penurunan -94,10%.
  • Nusa Tenggara: RR = 96,99% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -95,26%.
  • Kalimantan: RR = 95,90% dan CFR = 3,16% dengan penurunan -93,18%.
  • Sulawesi: RR = 96,05% dan CFR = 2,63% dengan penurunan -90,90%.
  • Maluku dan Papua: RR = 95,75% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -88,86%.

Sementara, persentase recovery rate (RR) nasional adalah 96,05% dan case fatality rate (CFR) nasional sebesar 3,37%. Kasus aktif secara nasional menurun -94,55%.

Dalam jangka waktu seminggu ini, dari 27 provinsi di luar Jawa Bali, tidak ada provinsi yang masuk level 4, kemudian 3 provinsi di level 3. Ada 22 provinsi di level 2, serta 2 provinsi berhasil di level 1 yakni Kepulauan Riau dan NTB.

Secara umum, asesmen situasi pandemi di luar Jawa-Bali menunjukkan perbaikan signifikan dari minggu ke minggu. Terjadinya penurunan level untuk 2 provinsi, yaitu Kep. Bangka Belitung yang turun dari Level 3 ke Level 2 dan NTB turun dari level 2 ke level 1.

Dari sisi indikator transmisi komunitas alias laju penularan dari 27 provinsi luar Jawa Bali, terdapat 3 provinsi di level TK-2. Sedangkan selebihnya sebanyak 24 provinsi sudah berada di level TK-1.

Kalau dilihat di tingkat kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali, terdapat 1 kabupaten/kota di level 4, ada 38 kabupaten/kota di level 3, sebanyak 278 kabupaten/kota di level 2 dan terjadi peningkatan kabupaten/kota di level 1 menjadi sebanyak 69 kabupaten/kota dari minggu lalu sebanyak 52 kabupaten/kota di Level 1.

Sementara itu ada satu kabupaten/kota yang di Level 4 yakni Kota Sabang yang disebabkan adanya peningkatan jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir ini, yaitu menjadi di atas 5 kasus/ hari. Namun demikian, indikator transmisi komunitas yang lain di Kota Sabang sangat bagus. Kasus konfirmasi di level TK-1, dan rawat inap juga di level TK-1.

Perkembangan indikator Covid-19 di 6 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali pada periode ini, dibandingkan pada saat awal PPKM periode ini (5 Oktober), terjadi perbaikan situasi. Dimana terdapat 2 kabupaten/kota yang mengalami penurunan level (perbaikan) dari Level 3 ke Level 2, yaitu Kota Padang dan Kota Banjarmasin; dan 5 kabupaten/kota mengalami penurunan positivity rate yakni Pidie, Bangka, Kota Padang, Bulungan, dan Kota Tarakan.

Per 9 Oktober 2021, tingkat vaksinasi di 6 kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Level 4 ini, terdapat 4 kabupaten/kota masih di bawah rata-rata vaksinasi dosis-1 Nasional 48% dan 4 kabupaten/kota di bawah rata-rata vaksinasi lansia tingkat nasional (32,74%). (F13)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini