Rabu, Desember 1, 2021
BerandaArenaBanyumas Berada di Posisi 4 Popda Jateng 2021

Banyumas Berada di Posisi 4 Popda Jateng 2021

fokusbanyumas.id, Banyumas – Kontingen Banyumas menempati urutan ke 4 pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau Popda Jateng Nonvirtual 2021 di Kota Semarang, 14-22 November 2021. Pada kegiatan ini sebanyak 1.025 orang atlet pelajar ikut ambil bagian pada event Popda Jateng itu. Banyumas sendiri mengikuti enam cabang olahraga dari 10 cabang yang dipertandingkan. Adapun hasil seluruh pertandingan pada Popda Jateng 2021 tersebut, Banyumas berada di posisi empat dengan total raihan medali 6 emas, 5 perak dan 12 perunggu.

     

Penyelenggara dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah membagi even ini menjadi dua tahap dari total sepuluh cabor. Tahap pertama, ada enam cabor yang digelar 14-17 November. Yaitu atletik, petanque, tenis meja, panahan, voli pasir, dan sepatu roda. Di tahap kedua, ada empat cabang olahraga adalah voli indoor, bulu tangkis, sepak takraw, dan tenis lapangan diadakan 19-21 November 2021.

“Jadi merupakan rangkaian dari kegiatan Popda yang diawali dari cabor jenis virtual. Tahap kedua ini nonvirtual. Sudah kita laksanakan seluruhnya terkait dengan Popda tingkat provinsi ini,” kata Kabid Keolahragaan Dinporapar Jateng Agung Hariyadi.

     

Senada disampaikan, Kabid Keolahragaan Dinporabudpar Banyumas Taufik Widjatmoko yang mengatakan Popda tahun ini digelar dengan model hybrid atau dua sistem yaitu virtual dan non-virtual.

     

“Hasil dari penggabungan dua Popda virtual dan non virtual, Alhamdulillah Kabupaten Banyumas meraih 23 medali yang terdiri 6 Emas, 5 Perak, 12 Perunggu dan menduduki berada diposisi ke 4 dari 35 Kabupaten atau Kota,” katanya.

     

Lima besar Popda tahun ini, Juara umum diraih oleh Kota Semarang, disusul Kabupaten Pati diurutan kedua dan Surakarta diurutan ketiga, Banyumas urutan keempat, dan Temanggung urutan kelima. 6 medali emas didapat dari cabor panahan 1 emas, pentaque 1 emas, kempo 2 emas, enam 1 emas terus satunya dari karate,” lanjut Taufik.

     

Taufik mengapresiasi para atlit yang sudah berjuang sekuat tenaga, mengingat banyak dari mereka yang persiapannya terbatas karena pandemi covid-19. Meski demikian kerana Popda merupakan pola pembinaan secara berjenjang, dan berkelanjutan, Banyumas tetap menyiapkan atlet junior di tingkat pelajar, kemudian mereka melaksanakan kegiatan event kejuaraan. Setelahnya, pemerintah akan mendapatkan atlet potensial untuk pengembangan dan pembinaan di usia emasnya. | Humas Pemkab Banyumas | (F12)*

Sisi Lain

Berita Populer

error: Konten ini tidak bisa di copy !!
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi kami disini